header

AKUNTANSI


acct1

 

Visi Program Studi Akuntansi

Menjadi program studi Akuntansi berkleas dunia, yang unggul dan profesional dalam pengembangan ilmu pengetahuan akuntansi yang secara konsisten mewujudkan perpaduan antara konsep ekonomi Islami, teknologi, dan budaya Indonesia yang mampu menghadapi perubahan, baik secara nasional maupun global dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

 

Misi program studi Akuntansi

  1. Menyelenggarakan jenjang pendidikan akademik berkelanjutan dan profesi dalam bidang akuntansi yang berkiprah aktif dalam memberi sumbangan analisis dan kajian penelitian ilmu akuntansi yang mempunyai wawasan sustainable development ;
  2. Mengembangkan dan meningkatkan kegiatan akademik yang efektif dan efisien dalam suasana yang beretika dan bermartabat; dan
  3. Mengimplementasikan ilmu akuntansi sebagai wujud pengabdian kepada dunia profesi khususnya dan masyarakat pada umumnya.

 

Tujuan Program Studi Akuntansi

  1. Menghasilkan karya ilmiah dan penelitian dalam bidang akuntansi yang dipublikasikan dan menjunjung tinggi hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dan mempunyai wawasan sustainable development;
  2. Melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bidang akuntansi;
  3. Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang akuntansi yang sehat berlandaskan tata kelola yang baik dan transparan; dan
  4. Mengembangkan sumber daya manusia profesional yang memiliki rasa kebanggaan sebagai bagian dari program studi akuntansi.

Pengembangan keilmuan dalam Akuntansi sebagai acuan utama pengembangan kurikulum difokuskan pada hal-hal berikut, yaitu; 1) analisis fundamental, 2) peran angka akuntansi dalam kontrak dan proses politis; 3) pengujian efisiensi pasar terhadap informasi akuntansi, 4) analisis Valuasi, 5) relevansi nilai pelaporan keuangan; 6) kajian Akuntansi yang mendasarkan pada konsep sustaInable development yang belum dikembangkan di Indonesia.

 

Strategi Pencapaian

Strategi yang digunakan misi Prodi Akuntansi UNU Kaltim mengacu pada starategi penncapaian visi misi institusi yakni:

Strategi Pengembangan Produk

Untuk mengembangkan produk dari suatu lembaga pendidikan tinggi (lulusan) agar sesuai dengan kebutuhan pasar maka dilakukan beberapa strategi, meliputi : 1) Memelihara dan mengembangkan relevansi pendidikan dengan pasar kerja; 2) Memonitor terus selera pasar kerja melalui, studi penelusuran, pertemuan alumni, kuliah tamu dan sebagainya; 3) Mengikuti perkembangan ilmu akuntansi ; 4) Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan (minabrook conference) antara akademisi dan praktisi dalam rangka pengembangan ilmu akuntansi.

 

Strategi Pengembangan Model Pembelajaran (Learning Style)

Untuk dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas sebagai diharapkan oleh lembaga pendidikan tinggi, pelu sekali dilakukan pengembangan model dari pembelajaran, yaitu : 1) Meningkatkan penguasaan cara mengajar bagi para dosen, sebab banyak orang menguasai suatu bidang dan banyak orang terpaksa mengajar tapi tidak mengetahui cara mengajar dengan baik; 2) Meningkatkan keterampilan mengajar para dosen, sebab kita sadari bahwa banyak orang senang mengajar tapi tidak menguasai keterampilan mengajar dan menyadari pula bahwa banyak orang telah terampil mengajar, tapi tidak mengetahui cara meningkatkan keterampilannya ; 3) Mengusahakan agar proses pembelajaran yang efektif sehingga terjamin: kesesuaian metode belajar, kesesuaian kerangka acuan dan muatan mata kuliah serta terdapat pemantauan dan evaluasi.

 

Strategi Organisasi

Selain upaya mengembangkan strategi pembelajaran dalam rangka menciptakan lulusan yang berkualitas, perlu adanya organisasi yang berkualitas. Sehubungan dengan hal tersebut kiranya perlu juga pengembangan organisasi yang menaungi kegiatan dalam Program Studi. Strategi pengembangan organisasi ini meliputi :

  1. Melakukan optimalisasi unit, yaitu setiap unit, program harus memiliki standar dalam bidangnya masing dan bekerja secara efektif dan efisien
  2. Menciptakan aliansi vertikal, yaitu setiap staff harus mengerti strategi organisasi, misi dan arah organisasi
  3. Menciptakan aliansi horizontal, yaitu saling pengertian antar unit dan tidak saling berkonflik.
  4. Mengusahakan satu jalur perintah untuk setiap proses, yaitu setiap proses harus diorganisir sehingga hanya ada satu jalur perintah (single channel of command).

Strategi Sistem dan Prosedur

Demikian juga dalam hal sistem dan prosedur perlu dikemukakan strategi pengembangannya, meliputi:

  1. Menekankan bahwa tidak ada kualitas tanpa data
  2. Merancang sistem manajemen data dan informasi kualitas
  3. Melakukan analisis data dan informasi kualitas
  4. Melakukan analisis komparasi dan patok duga (benchmark)

Strategi Kepemimpinan

Untuk menjalankan strategi, sistem dan prosedur suatu organisasi sehingga organisasi menjadi berkualitas, peran pemimpin sangat penting. Berkaitan dengan kualitas ini, pemimpin dalam hal ini mempunyai berbagai peran, yang meliputi:

  1. Kualitas adalah masalah budaya dimana pemimpinlah yang paling bertanggung jawab atas pengembangan budaya kualitas.
  2. Pemimpin sebagai pembangun budaya hendaknya memperhatikan: – Kualitas interaksi – Strategi komunikasi – Purposing – Pay attention to little thing
  3. Budaya kualitas tidak bisa dibeli, melainkan harus dibiasakan dan diharmonisasikan dan dikembangkan berdasar budaya yang telah ada, berdasar praktek-praktek yang baik yang telah ada dalam suatu organisasi.
  4. Kualitas itu telah ada pada setiap institusi pendidikan, TQM mengembangkannya menjadi perbaikan kualitas secara terus menerus (continuous improvement)
  5. TQM menuntut ketekunan dan kesabaran, bukan sesuatu yang dapat diperkenalkan dalam semalam.

 

Strategi Membangun Komitmen Dosen

Untuk menjamin kualitas organisasi di Program Studi Akuntansi UNU Kaltim, perlu dilakukan langkah-langkah kongkrit seperti berikut ini :

  1. Melibatkan dosen dalam aktivitas penyelesaian masalah
  2. Menanyakan kepada dosen bagaimana mereka berfikir tentang sesuatu, bagaimana proyek akan ditangani
  3. Melakukan sharing informasi sebanyak-banyaknya untuk menggugah komitmen mereka
  4. Menanyakan kepada mereka sistem dan prosedur yang mana, yang menjadikan mereka tidak dapat memberi pelayanan terbaik kepada mahasiswa
  5. Mengingatkan bahwa upaya untuk memperbaiki kinerja dosen, tidak cocok menggunakan pendekatan top-down
  6. Mengalihkan tanggung jawab atas pengembangan dan pengendalian profesionalisme kepada dosen dan staff
  7. Menerapkan komunikasi yang sistimatis dan terus menerus dikalangan dosen dan semua yang terlibat di unit.
  8. Mengembangkan keahlian dalam menyelesaikan konflik, problem solving, negosiasi.
  9. Menjadi penolong tanpa harus memiliki jawaban atas semua permasalahan.
  10. Memberikan pencerahan tentang konsep kualitas dan topik-topik seperti team building, customer service, communication dan leadership
  11. Menjadi model (reference), sediakan waktu untuk mendengar dosen dan pelanggan
  12. Berupaya sebagai coach dan mengurangi sebagai boss
  13. Memberikan otonomi dan keleluasaan mengambil resiko, tapi tetap berlaku fair
  14. Menciptakan keseimbangan antara kualitas eksternal (mahasiswa, orang tua, pemerintah, masyarakat) dengan kualitas internal (dosen, staff dan lainnya)

Strategi Sosialisasi

  1. Aturan-aturan akademik dan manual prosedur Program Studi disosialisasikan melalui website UNU Kaltim dan Website program Studi dengan sasaran stake holders.
  2. Melibatkan organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa
  3. Memasang tulisan visi misi dan tujuan program studi di tempat-tempat yang mudah di baca. Media-media tertulis, penyampaian pada rapat fakultas, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru, display di ruang administrasi, dan juga dipasang di tempat strategis yang mudah dibaca oleh seluruh civitas akademika, penyebaran brosur, leaflet melalui mahasiswa dan alumni serta kunjungan langsung ke instansi-instansi tertentu.

 

Manfaat Program Studi yang diusulkan

Sejalan dengan visi, misi dan tujuan Prodi Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim setiap tahunnya akan dilakukan perbaikan terus menerus didalam upaya melengkapi kemampuan hardskill dengan kemampuan softskill yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan Program Studi Akuntansi yang unggul, kompeten, profesional dan beretika. Beberapa kajian dan evaluasi yang telah dilakukan oleh berbagai pihak terkait pentingnya kemampuan softskill bagi mahasiswa mendorong Program Studi Akuntansi menyusun pola pengembangan kemahasiswaan yang adaptif terhadap perubahan terkini.

Manfaat Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim meliputi manfaat terhadap institusi, manfaat kepada kepada masyarakat, dan kepada bangsa:

  1. Manfaat prodi Akuntansi terhadap institusi:
    1. Dengan sistem pendidikan yang yang inovatif, konstruktif, dan revolusioner, Prodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim akan bermanfaat bagi peningkatkan kualitas atmosfir akademik khususnya dalam bidang pengembangan pendidikan dan pengajaran di lingkungan Prodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim.
    2. Dengan misi mengembangkan penelitian-penelitian dalam bidang pembelajaran akuntasi yang hasilnya memiliki kualitas untuk dipublikasikan baik secara nasional maupun internasional, prodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim akan meningkatkan citra institusi di tingkat nasional maupun internasional yang pada akhirnya akan meningkatkan institution competitiveness. Dengan institution competitiveness yanglebih baik, intitusi akan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kegiatan kerjasama (collaboration activities) yang salingmenguntungkan dengan universitas lain baik dalam negeri maupun luar negeri, industri, lembaga penelitian dan pihak-pihak terkait lainnya.
  1. Manfaat terhadap masyarakat:

Dengan misi mengembangkan penelitian di bidang Akuntansi dan menyebarluaskan hasilnya bagi kalangan pendidikan fomal atau informal, Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Kaltim akan bermanfaat bagi peningkatan kualitas Pendidikan dan kecerdasan masyarakat.

  1. Manfaat terhadap bangsa:

Kebutuhan dunia kerja Indonesia akan akuntan profesional jelas sangat tinggi. Hingga awal tahun ini saja, setidaknya 226 ribu organisasi di Indonesia yang memerlukan jasa akuntan. Dengan asumsi satu organisasi setidaknya butuh mempekerjakan dua orang akuntan, akan terbuka peluang bagi 452 ribu akuntan profesional. IAI mencatat bahwa jumlah akuntan profesional yang teregistrasi sebagai anggota IAI hanya sebanyak 15.940 orang. Jumlah ini jauh di bawah akuntan profesional yang ada di negara tetangga. Malaysia memiliki 30.236 akuntan profesional, Filipina punya 19.573 akuntan, Singapura 27.394 akuntan, dan Thailand memiliki 56.125 akuntan. Dari sini saja tergambar peta persaingan menuju pasar tunggal ASEAN yang sudah di depan mata.

Di lain pihak, lulusan akuntansi dari perguruan tinggi se-Indonesia pada 2010 mencapai angka 35.304 orang. Jumlah ini meningkat drastis dari tahun-tahun sebelumnya yaitu sebanyak 24.402 lulusan (2009), 25.649 lulusan (2008), 27.335 lulusan (2007), dan 28.988 lulusan (2006). Karena itu, collaboration activities (CA) ini akan menjadi masa depan profesi akuntan. Ketika CA dan dunia kerja bisa menciptakan simbiosis mutualisma, maka masa depan profesi sekaligus masa depan dunia bisnis Indonesia akan terjamin dengan sendirinya.

Saat ini Indonesia tengah kekurangan tenaga akuntan yang jumlahnya mencapai 25.000 orang. Jumlah kekurangan tersebut baru terdata dari lingkup pemerintahan dan belum termasuk kebutuhan instansi lain. Hingga kini, jumlah akuntan di Indonesia baru mencapai 53.000 orang dari kebutuhan total sekitar 78.000 akuntan. Kurangnya tenaga akuntan dinilai menjadikan kinerja pemerintahan daerah terhambat terutama dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sesuai dengan profil lulusan Program Studi Akuntansi yang terbuka bagi pengelola Pusat Sumber Akuntansi, Peneliti, dan Konsultan yang bergerak di bidang keAkuntansian, maka peluang input dan lulusan mahasiswa Program Studi Akuntansi juga sangat besar.

Kemampuan dan Potensi PT dalam Mengelola PS yang diusulkan

Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Timur didirikan dan dikembangkan oleh Yayasan Perguruan Nahdlatul Ulama (YPNU) Kalimantan Timur yang diproyesksikan menjadi sebuah lembaga pendidikan tinggi yang berstandar dunia atau world class university, yang berbasiskan etika islam demi kehidupan masa depan yang berkelanjutan.

Dalam rangka mencapai hal tersebut diatas, maka dipandang perlu untuk menyusun sebuah Rencana Induk Pengembangan 2013-2023. Rencana pengembangan ini disusun dengan tujuan utama untuk mengimplemantasikan visi, misi dan tujuan pendirian universitas serta untuk merumuskan arah dan prioritas kebijakan dan program pengembangan UNU Kalimantan Timur dalam periode tersebut.

Rencana induk pengembangan disusun secara komprehensif dengan memperhatikan dinamika sosial, ekonomi, politik dan budaya di tingkat regional, nasional dan global, yang diikuti dengan analisa tantangan dan peluang di masa yang akan datang. Ruang lingkup penyususnan Rencana Induk Pengembangan dan Rencana operasional adalah sebagai berikut:

  • Pengembangan di bidang akademik atau pendidikan dan pengajaran dengan kegiatan antara lain; pemantapan kurikulum, pembinaan tenaga pendidik dan kependidikan, pengadaan buku-buku wajib dan pelengkap, dan meningkatkan kerjasama instansi/ perguruan tinggi lain;
  • Pengembangan di bidang penelitian, antara lain melalui kegiatan penyusunan sistem dan prosedur penelitian serta diskusi hasil penelitian;
  • Pengembangan di bidang pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan penyususnan sistem dan prosedur pengabdian pada masyarakat, pengembangan kegiatan mahasiswa yang berkenaan dengan pengabdian pada masyarakat dan program-program pembinaan masyarakat;
  • Pengembangan di bidang kemahasiswaan melalui program peningkatan dan pengembangan kegiatan mahasiswa untuk program ko-kurikuler, keorganisasian, kesejahteraan, karir dan lain-lain;
  • Pengembangan di bidang administrasi umum mencakup penyediaan dan pengembangan sarana dan prasarana, pemeliharaan, keuangan, SDM, akses, regulasi, dan perencanaan;
  • Pengembangan bidang kelembagaan melalui pengokohan status lembaga-lembaga, pembukaan lembaga-lembaga, kerjasama kelembagaan, promosi dan/publikasi.

 

Aspek Spesifikasi

Posisi Program Studi yang diusulkan terhadap bidang ilmu di tingkat nasional dan internasional

Program Studi Akuntansi UNU Kaltim yang diajukan mengacu pada Prodi Akuntasi terbaik menurut QS World Ranking adalah; 1)Universitas Indonesia; 2) Universitas Brawijaya; 3) Universitas Airlangga; 4) Universitas Diponegoro; dan Institut Teknologi Bandung
Di Asia, lima perguruan tinggi dengan jurusan Akuntansi dan Keuangan terbaik adalah National University of Singapore (NUS), The Hong Kong University of Science and Technology, University of Hong Kong, The University of Tokyo di Jepang, dan Nanyang Technological University (NTU). NUS bahkan masuk ke 11 besar terbaik di dunia.

Secara umum konsep kajian kelimuan mereka adalah: 1) analisis fundamental dan valuasi, (2) pengujian efisiensi pasar, dan (3) peran angka akuntansi dalam kontrak dan proses politis; 4) pengujian efisiensi pasar terhadap informasi akuntansi, 5) analisis fundamental, (6) relevansi nilai pelaporan keuangan

Arah Bidang Ilmu yang dikembangkan Prodi Akuntansi UNU Kaltim disusun dengan menggabungkan arah kebijakan keilmuan tersebut diatas dan spesifikasi Akuntansi UNU Kaltim yang mengembangkan konsep Sustainable Development, maka arah bidang keilmuan Prodi Akuntansi UNU Kaltim yaitu; 1) analisis fundamental, 2) peran angka akuntansi dalam kontrak dan proses politis; 3) pengujian efisiensi pasar terhadap informasi akuntansi, 4) analisis Valuasi, 5) relevansi nilai pelaporan keuangan; 6) kajian Akuntansi yang mendasarkan pada konsep sustainable development yang belum dikembangkan di Indonesia.

 

Download dokumen Program Studi Akuntansi

download-here1